Zuhud …

Bismillahirrahmannirrahim

Ada sedikit resume dari tausyiah tarawih semalam di Maskam (Masjid Kampus) UGM  … semoga bermanfaat ya

“Zuhudlah terhadap dunia maka Allah SWT. akan mencintaimu

Disini penceramahnya menceritakan pengalamannya dengan seorang sopir taxi (mengenai Zuhud) ….

“Bapak sopir taxi tersebut punya penumpang (seorang Direktur dari perusahaan besar) yang minta dianter dari Jakarta ke Bogor, setelah penumpang tersebut dianter ke tujuan (Bogor), Bapak sopir taxi kembali lagi ke Jakarta, begitu sampai di Jakarta Bapak sopir taxi melihat ada tas kecil yang berada di kursi penumpang tadi & tas tersebut berisi uang beberapa ratus juta serta surat-surat berharga … lalu Bapak sopir taxi kembali lagi ke Bogor untuk mengembalikan tas penumpangnya .. setelah tas tersebut kembali ke pemiliknya .. Bapak sopir taxi mau diberi imbalan uang .. tapi beliau menolak .. karena beliau melakukannya dengan ikhlas .. karena keikhlasannya maka penumpang tersebut memberi order agar dijemput anter setiap hari dari Bogor ke Jakarta & dari Jakarta ke Bogor (PP) .. dan kebetulan Bapak sopir taxi mempunyai Anak yang baru lulus dari sebuah Universitas Negeri di Jawa .. dan penumpang tadi menawarkan pekerjaan buat Anaknya untuk masuk di perusahaan beliau .. Subhanallah .. itu salah satu buah dari zuhud

“Bahwasanya segala amal itu bergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan memperoleh sesuai dengan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya karena Allah & Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah & Rasul-Nya. Dan barang siapa yang hijrahnya untuk kesenangan dunia yang ingin diraihnya, atau karena wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya hanya kepada apa yang diniatkannya.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Pesan dari Hadist tersebut :

     

  1. Bahwasanya semua amal itu tergantung dengan niatnya.
  2. Dan bagi setiap orang akan mendapatkan sesuatu tergantung dengan niatnya.
  3. Benar dalam niat akan menjadikan perbuatan kita bernilai ibadah dan amal shalih.
  4. Salah dalam niat akan menjadikan perbuatan kita tidak bernilai ibadah dan amal shalih.
  5. Setiap orang akan memperoleh pahala, sesuai dengan apa yang ia niatkan.
  6. Niat baik tidak bisa merubah keburukan menjadi kebaikan.
  7. Ikhlas hanya bisa kita raih, manakala kita tidak terkecoh oleh bungkus kesemuan dunia.
  8.  

Funny-Face-1

“Kunci Zuhud Aku tahu rizki ku tak mungkin diambil orang lain, karenanya hatiku tenang. Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain, maka aku sibukkan diriku untuk beramal. Aku tahu, Allah selalu melihatku, karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat. Aku tahu, kematian menantiku, maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku”. ( Hasan Al-Bashri )

“Hidup ini simpel, kecuali kalau kita membuatnya rumit

“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS : Faathir : 6)

Sedikit renungan ….


zuhud

ANDAI AKU TAHU INI RAMADHAN TERAKHIR ………

Wahai insan, renunglah engkau akan nasib diri
Wahai qalbu, sadarkah engkau akan gerak hati
Wahai aqal, terfikirkah engkau akan apa yang bakal terjadi

Andai ini merupakan Ramadhan ku yang terakhir kali
Buatku sekujur jasad yang bakal berlalu pergi
Tatkala usia bernoktah di penghujung kehidupan duniawi
Pabila tiba saat tepat seperti yang dijanji Ilahi
Kematian … adalah sesuatu yang pasti …..

Andai ku tahu ini Ramadhan terakhir
Tentu siangnya aku sibuk berzikir
a’la bizikrallahi tat mainnal qulub
[Bukankah dgn berzikir itu hati akan menjadi tenang ..]
Biarpun kerongkongan kering kehausan air
Tentu aku tak akan jemu melagukan syair
Rindu mendayu ..
Merayu …
Kepada-NYA Tuhanku yang satu …

Andai aku tahu ini Ramadhan terakhir
Tentu solatku dikerjakan di awal waktu
Solat yang dikerjai …
Sungguh khusyuk lagi tawadhu’
Tubuh, minda, dan qalbu … bersatu memperhamba diri
Mengadap Rabbul Jalil …
Menangisi kecurangan janji
innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil ‘alamin
[sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku … kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekelian alam]

Andai aku tahu ini Ramadhan terakhir
Tidak akan aku persiakan walau sesaat yang berlalu
Setiap masa tak akan dipersia begitu saja
Di setiap kesempatan juga masa yang terluang
Alunan Al-Quran bakal ku dendang … bakal ku syairkan

Andai ku tahu ini Ramadhan terakhir
Tentu malammu aku sibukkan dengan
Berterawih …
Berqiamullail …
Bertahajjud …
Mengadu …
Merintih …
Meminta belas kasih ….
“sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU,
tapi … aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU”

Oleh itu duhai Ilahi …
Kasihanilah daku hamba-MU yang …
Hina ..
Dhaif ..
Jahil ..
Lagi Banyak Dosa ini ..
Menikmati bulan yg dirindui oleh nabi dan sahabatNya ..
Moga setiap langkah ku zuhud kepada MU ..
Moga ku istiqamah di ramadhan ini ..

ANDAI AKU TAHU INI RAMADHAN TERAKHIR ………

Njupuk ning kene jhe

Referensi klik disini

1772644734lry3ht1

Advertisements

12 Responses so far »

  1. 1

    yani said,

    Renungan yang dalam… Makasih mba untuk resumenya…

  2. 3

    Indra said,

    Ass, wah jd sadar lg nih..syukuri apa yg ada ..hdp adalah anugrah. Afwan telat coment nya..krn br ketemu jejaknya..he..he

  3. 5

    gre said,

    yang ceramah pak Dr. Khoruddin Basori kan mbak??:)

  4. 7

    renungan yang meresap, mantap

  5. 9

    Triana said,

    thanks for share mbak, udah lama gak berkunjung kesini, makin bagus aja isinya 🙂

  6. 11

    Tomy Meilando said,

    Waw, kren..terima kasih mbak


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: