Trailer “Alangkah Lucunya (negeri ini)” …

Bismillahirrahmannirrahim

Sinopsis :

Sejak lulus S1 Manajemen, hampir 2 (dua) tahun Muluk belum mendapatkan pekerjaan, meskipun selalu gagal, ia tak pernah putus asa mencari kerja. Pak Makbul – Ayah Muluk, selalu membanggakan anaknya dan meyakinkan pentingnya pendidikan kepada kawan akrabnya sejak dari pesantren bernama Haji Sarbini, yang selalu merasa pendidikan tak terlalu penting … dalam keseharian mereka topik ini selalu menjadi “Menu” utama …

Pertemuan dengan pencopet – bernama Komet, tak disangka membuka peluang kerja bagi Muluk. Komet membawa Muluk ke markasnya, lalu memperkenalkannya kepada sang Boss – bernama Jarot. Muluk kaget ketika tahu ternyata di markas itu berkumpul anak-anak seusia Komet, yang kerjanya hanya mencopet.

Jarot – sang Boss, dengan penuh curiga mengintrogasi Muluk dan akhirnya menganggap Muluk cukup bisa dipercaya, hingga Jarot menerangkan bahwa dia membagi anak asuhnya dalam tiga kelompok copet : copet mall, copet pasar, dan copet angkot.

Akal Muluk berputar dan ia melihat adanya peluang, kemudian ditawarkannya kerjasama kepada Jarot. Ia memberi keyakinan kepada para pencopet bahwa sebagai Sarjana Manajemen ia dapat mengelola keuangan mereka, dan meminta imbalan 10% dari hasil nyopet anak-anak itu, termasuk biaya mendidik mereka.

Awalnya gagasan ini ditentang habis oleh para pencopet termasuk Jarot, namun dengan “Presentasi” yang menarik dan cukup masuk “Akal”, mereka menerima lamaran Muluk sebagai “Manajer” mereka.

Hari berlalu, Muluk mulai mengelola “Usaha” barunya …  Pak Makbul – Ayah Muluk, senang melihat anaknya sudah bekerja. Apalagi, seperti pengakuan Muluk, ia bekerja di bagian SDM (Sumber Daya Manusia). Pak Makbul segera memberitahu Haji Sarbini, Ayah Rahma, calon besannya.
“Usaha” yang di kelola  Muluk berbuah, namun di hati kecilnya tergerak niat untuk mengarahkan para pencopet agar mereka merubah profesinya. Namun persoalannya tak sesederhana seperti yang ia pikirkan … para pencopet menolak gagasan Muluk untuk “Memanusiakan” lewat program pendidikan rancangannya … , lagi-lagi Muluk berhasil meyakinkan Jarot – sang Boss,  program pendidikan untuk para pencopet mulai berlangsung ….

Muluk kemudian meminta bantuan dua rekannya, Samsul – Sarjana Pendidikan, yang kerjanya cuma main gaple di pos ronda dan Pipit – juga Sarjana/D3, yang kerjanya cuma mengadu keberuntungan dengan mengikuti program kuis di TV. Setelah melewati perdebatan panjang mereka sepakat membantu Muluk. Mereka berbagi tugas mengajar, mulai dari pelajaran membaca, menulis hingga pelajaran Agama, Budi Pekerti, dan Kewarganegaraan.

Berbagai keunikan serta kelucuan muncul saat para pencopet belajar …. maklum mereka bukan anak yang besar di lingkungan rumah yang baik … Kesabaran para “Guru” diuji, Muluk yang selalu teguh dalam niat terus meyakinkan dua sobatnya bahwa pekerjaan mereka adalah kerja mulia dan banyak manfaatnya.

Sementara Pak Makbul – Ayah Muluk, Haji Sarbini – calon mertua Muluk, juga Haji Rahmat – Ayah Pipit, senang pula melihat anak-anak mereka sudah bekerja.

Alangkah Lucunya (negeri ini) menghadirkan sejumlah aktor ternama seperti Slamet Rahardjo, Jaja Mihardja, Tio Pakusadewo, serta Reza Rahadian yang tahun lalu merebut Piala Citra. Film ini juga didukung oleh pemain-pemain yang terbilang baru di dunia layar lebar. Sebut saja Asrul Dahlan yang menarik perhatian pemirsa melalui Para Pencari Tuhan yang ditayangkan SCTV saban bulan Ramadhan.


Trailer :

Saya rekomendasi buat nonton film yang berdurasi lebih kurang 105 menit ini … sedikit terhanyut di akhir tayangan begitu soundtrack lagu Tanah Airku dimainkan

Ibu Sud – Tanah Airku

Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai

Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan

Referensi :


Advertisements

8 Responses so far »

  1. 1

    Kakaakin said,

    Spertinya worth to see nih filmnya 🙂

  2. 3

    Kaka Akin said,

    Baru tau nih ada film ini, emang udah launching lama ya? 🙂

  3. 5

    Lihat trailernya ja saya sudah yakin film ini bagus. Salut untuk kepekaan semua tim yang terlibat pada film ini akan kondisi negeri yang carut marut.

    • 6

      ukthi_atr said,

      Iya .. pas banget dgn kondisi Bangsa Indonesia saat ini 😦
      “Ya Allah .. tolong selamatkan Bangsa Indonesia ini dari orang2 yang zhalim .. tunjukkan pada mereka tentang kebenaran .. berilah Hidayahmu kepada orang2 yang zhalim .. (Amin3x .. Yaa Rabbal ‘Alaamin)” 🙂

  4. 7

    yani said,

    mba atin suka nonton film niy 🙂 apa kabar mba? lama ngga bersua di dunia maya ini..

    • 8

      ukthi_atr said,

      🙂 kalo filmnya bagus suka mbak 🙂 Alhamdulillah baik .. Semoga Mbak Yani & keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT. (Amin3x .. Yaa Rabbal ‘Alaamin) 🙂


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: